search

Jumat, 24 Desember 2010

TEMAN, PERGAULAN DAN SAHABAT

Apa penting nya memilih teman pergaulan di luar rumah dan mencari sahabat sejati?
Memang orang tua kita pasti sudah mengajarkan atau memberitahukan tentang memilih atau menacri teman yang baik, salah memilih memang mungkin bisa fatal bagi tingkah laku kita ataupun sifat pergaulan kita, baik kalau kita memilih teman dengan benar akan merubah sifat tingkah laku kita terhadap orang tua ataupun orang yang ada di seklitar kita, kita pun di sukai banyak orang jika tingkah laku kita di masyarakat baik, sopan santun, menghormati kepada yang lebih tua dan ataupun anak kecil yang di bawah umur kita, kita bisa mengajari sifat baik kita terhadap anak kecil tersebut.

Dan jika kita mendapatkan teman yang tidak benar maybe kita akan dapat sebaliknya dari yang diatas. Orang tua pun mungkin akan kecewa melihat kondisi anda sangat buruk, dan kita bisa di jauhi dari lingkungan kita . tingkah laku dan pergaulan kita buruk siapa yang rugi? Kita sendiri yang rugi kan. Teman anda yang baik bisa mentertawa kan anda karena tingkah laku atau cara berpakaian kita seperti gembel yang tidak pernah mandi.

Di luar rumah memang keidupan yang bebas, kita tidak di pantau oleh orang tua yang seperti di rumah. Kehidupan di luar rumah memang sangat kejam, karena kita harus hidup sendiri, nah itu yang kita butuhkan di luar rumah adalah teman. Teman bisa jadi sahabat dan juga teman bisa jadi usuh. Kita harus pandai-pandai kembali mencari teman. Kita salah pilih teman bisa jadi musuh di lingkungan kita, pilih teman itu yang bisa kita share ilmu dari dia ke kita ataupun kita ke dia. Jadi kita untung dan teman and yang anda pilih pun untung. Dan kita ambil pahit nya kita berteman dengan orang yang buruk pikiran, penampilan , tingkah laku yang kurang enak di lihat oleh kita maupun oleh orang lain. Kita berteman dengan orang yang kuran baik apa yng kita bisa ambil dari ilmunya ataupun dari hikmah nya. Malah kita yang sudah sekolah kan oleh Orang tua kita sampai saat ini tidak berguna jika kita mendapatkan teman yang buruk. Mungkin orang tua akan menyesal melihat anda brutal di luar rumah.
Sekarang kita coba menilai teman kita yang bisa bermanfaat bagi kita maupun untuk yang lain di sana. Dan mana teman yang kurang pas ataupun kurang baik untuk kita, maka kita jauhkan.

“Untuk dapat memiliki teman, maka jadilah seorang teman”, mungkin demikian yang selalu dinasihatkan orang tua kepada Anda. Dan ini mungkin juga merupakan saran terbaik buat Anda sebagai bekal dalam hidup berdampingan dengan tetangga Anda. Merekalah yang ada di sekitar Anda ketika suatu saat Anda membutuhkan mereka. Berikut ini adalah Tips menjadi –dan mendapatkan- tetangga yang baik:
1. Perkenalkan diri. Jika Anda belum mengenal tetangga Anda, maka ada baiknya Anda berkeliling dan memperkenalkan diri Anda (dan keluarga Anda). Kenali nama mereka, memiliki berapa anak-anak, atau hobi mereka. Cobalah untuk menanyakan pertanyaan yang bersifat umum jangan pertanyaan-pertanyaan personal yang khusus atau kontroversial. Atau jika mereka memepersilahkan Anda masuk ke rumah, sampaikan apresiasi Anda tentang suasana rumahnya –yang bersifat positif. Dan jangan sekali-sekali anda baru perkenalan diri dengan merusak suasana mengejek lingkungan ataupun sifat rumah tetangga anda. Keluarkan saja sifat yang baik dan bagus nya terhadap tetangga anda supaya tetangga anda senang mempunyai tetnagga seperti anda. Dan tanyakan lokasi-lokasi yang anda belum mengetahui di daerah rumah anda , seperti tempat ibadah (Masjid, Gereja,dll.), tempat wisata, POM bensin, terminal terdekat, Rumah sakit terdekat, apotek, puskesmas, Kelurahan , Kecamatan, Kepala Desa tersebut, Rumah Ketua RT/ RW di daerah tersebut.
2. Buat Catatan. Ketika Anda telah sampai rumah, buatlah catatan singkat (rangkuman) hasil percakapan Anda semisal tentang pekerjaan, hobi –kalau mungkin hari ulang tahun- mereka. Sehingga Anda akan dapat selalu mengingatnya, tanpa harus menanyakan ulang kepada mereka.
3. Senyum Ramah. Selalu menyapa mereka dengan senyum dan teguran yang ramah. Misalnya, sapa mereka dengan “Baru pulang nih bos?” atau “Pagi bu, momong si kecil nih”. Dimana pun anda ketemu dengan tetangga coba tersenyum kepadanya “senyum mu membuat hidupku ceria“.
4. Sampaikan Undangan Ramah Tamah. Undanglah tetangga Anda untuk sekedar mampir makan siang (wanita), atau mampir minum kopi/teh pada malam hari sambil ngobrol ringan (pria).
5. Peduli. Untuk mengembangkan hubungan Anda lebih jauh, segelas Air pada siang hari terik ketika tetangga Anda sedang berkebung di samping rumah Anda, bisa juga Anda gunakan sebagai trik pendekatan. Dan tetangga Anda cenderung ingin memabalasnya (reciprocate). Jika pada suatu saat, ia menawarkan sesuatu untuk Anda, maka terimalah dengan senang hati dan – tentu saj- senyum.
6. Jadi Pendengar Yang Baik. Menjadi pendengat yang baik tidak hanya ketika berbicara dengan sahabat, pacar atau istri. Tetangga Anda mungkin dating kepada Anda dengan permasalahannya. Dan bila mungkin tawarkan solusi untuk mereka, apabila Anda mampu.
7. Keseimbangan. Jika Anda telah banyak membantu tetangga Anda, mintalah mereka agar membantu Anda untuk sesuatu hal yang ringan, hanya agar keseimbangan dapat tercipta. Misalnya, Jika tetangga Anda tengah tertimpa musibah, banjir misalnya dan Anda telah membantunya dengan menampung Anak-anak mereka untuk sementara waktu di rumah Anda. Dan ketika semuanya sudah berjalan normal, tibalah saatnya Anda meminta bantuan mereka, misalnya meminjam peratan kebunnya. So, Everybody is happy!
8. Berbicara Positif. Selalu berbicara positif tentang mereka di depan tetangga-tetangga yang lain dna jangan sekali-kali mengkritiknya. Jangan biarkan Anda terpancing pembicaraan tetangga yang lain untuk membicarakan hal-hal negative tentangnya –bahkan ketika Anda juga mengetahuinya.
9. Berpikir Tenang. Jika suatu saat muncul ketidaksepahaman antara Anda dan tetangga, misalnya mereka complain kepada Anda tentang sesuatu hal yang telah Anda lakukan.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa "Seribu kawan masih kurang, Satu musuh kebanyakan". Ini berarti bahwa jika kita memiliki banyak teman maka kita akan mendapatkan banyak manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga kita diharapkan berteman dengan orang banyak. Di sisi lain kita juga harus menghindari permusuhan dengan orang lain karena hanya mendatangkan kerugian bagi kita.
Orang yang egois, keras kepala, culas, munafik, pelit, sombong, dengki, dsb umumnya sangat mudah untuk membuat musuh dan dijauhi oleh ornag-orang di sekitar kita. Tetapi orang yang dermawan, suka menolong, suka membantu, gotong royong, baik hati, rendah hati, jujur, sopan, dll akan sangat mudah mencari teman dan kawan pun akan datang dengan sendirinya.
Hati-hati dan selalu waspada dengan penjahat dan manusia berotak kriminal karena mereka dapat sewaktu-waktu merugikan anda dengna melakukan berbagai tindak kriminal atau perbuatan tidak menyenangkan anda serta keluarga dan orang-orang yang anda cintai. Berkawan dengan penjahat tidak banyak keuntungannya karena mereka senang mendapat perhatian dan bantuan anda tetapi mereka enggan berbuat kebajikan kepada anda dan cenderung sewaktu-waktu bisa berubah menjadi musuh yang kejam dan tidak berperasaan / berperikemanusiaan.
Kriteria Teman Yang Baik Yang Harus Kita Dekati :
- Jujur Dapat Dipercaya
- Suka Menolong Tanpa Pamrih
- Rajin Beribadah Dengan Toleransi
- Tidak Membeda-Bedakan Orang
- Tidak Suka Kehidupan Hitam / Kriminal
- Rajin Mengikuti Kegiatan Sosial
- Menyayangi Keluarganya
- Menjauhi Narkoba, Seks Bebas, Minuman Keras
- Dll. oleh organisasi.org
Cara Untuk Berteman Dengan Banyak Orang Dengan Mudah :
1. Tidak Sok Kenal Sok Dekat / SKSD
Dalam berkenalan tidak harus dimulai dengan memperkenalkan diri, tetapi bisa melalui basa-basi yang baik dan sopan. Yang pasti kita harus merendah walaupun lawan bicara lebih muda usia dari kita. Berbicara seperlunya, tidak bertele-tele, membanggakan diri, narsis, jutek, sok tau, dsb. Bersikaplah sederhana apa adanya dan jangan membanggakan materi / kekayaan yang kita miliki.
2. Tidak Pilih-Pilih Teman
Terkadang orang yang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin, orang yang tidak berpendidikan, orang yang memiliki tampang kriminil, dsb. Justru pertemanan orang-orang kecil terkadang sifatnya lebih kekal jujur apa adanya tanpa pamrih. Jika kita berteman dengan orang elit yang suka pamer, foya-foya, hidup gelamor, dsb mungkin akan meninggalkan kita ketika kita menjadi miskin atau pun jika kita terkena musibah mereka enggan turun langsung membantu kita karena kesibukan mereka. Jangan ragu berteman dengan tukang bakso, tukang ojek, ibu-ibu, nenek-nenek, anak kecil, penjaga warung, tukang sampah, tukang sayur, satpam, dsb karena mungkin suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka. Ketika kita sedang kesulitan pun meraka akan dengan senagn hati menawarkan bantuan mereka secara cuma-cuma.
3. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
Jika anda orang islam maka rajin-rajinlah ikut shalat berjamaah di masjid atau mushola di sekitar anda. Jika ada kerja bhakti di lingkangan tempat tinggal ada maka sebaiknya anda ikut berperan serta ambil bagian. Selain itu juga ada acara-acara sosial lain yang sangat baik untuk anda ikuti seperti posyandu, kepengurusan rt, karang taruna, pengajian, pemberantasan sarang nyamuk psn, perlombaan peringatan 17 agustusan, arisan, dan masih banyak lagi lainnya. Jangan sungkan bantu secara langsung tetangga, teman, saudara, rekan kerja, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari. Tolak segera jika mereka meminta bantuan yang tidak wajar seperti minta bantuan merampok bank, mencarikan jablay, corat-coret tembok orang, ngerjain guru/dosen, dsb.
4. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah
Dalam bersosial kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sotoy, narsis, sombong, membual, kikir, munapik, dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.
5. Jangan Membuat Musuh
Hindarilah sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Selain itu hindari minuman keras, narkoba dan kawan-kawan agar terhindar dari dijauhi orang. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah problema kehidupan sosial yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.

dan kalau kita dah punya teman, dan mungkin akan anda jadikan sahabat, karena teman anda memang sudah nyaman dengan tingkah lakunya, saya punya tips nya nih.


Apa arti sebuah sahabat sejati di mata kalian?
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABATMU
Hargai dan peliharalah selalu persahabatanmu
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??
Dan ini bisa anda gunakan kepada sahabat kalian gimana persahabatan anda bisa sukses terus :
1.Pikirkanlah apa yang dapat kamu berikan kepada sahabatmu bukan apa yang dapat kamu peroleh dari persahabatan.Jangan bersahabat hanya demi memperoleh kesenangan,karena jika demikian,kamu bukanlah sahabat sejati.Hargailah sahabatmu seperti kamu ingin dihargai.
2.Sahabat sejati selalu saling menyemangati dan ‘mendorong’supaya bersama-sama dapat menjadi yang terbaik bukannya saling menjatuhkan.Dia turut berbahagia ketika sahabatnya berhasil mencapai apa yang diinginkannya dan tidak merasa tersaingi.
3.Jangan biarkan sakit hati berkembang karena hal ini akan menghancurkan persahabatan yang ada.Maafkan kesalahan yang diperbuat oleh sahabatmu dan jangan biarkan merusak hubungan.
4.Jangan memandang kesalahan yang dibuatnya ini adalah suatu cara untuk menunjukkan betapa kita peduli terhadap dia.Jangan tinggalkan sahabatmu saat dia berbuat kesalahan.Bersabarlah dan tuntunlah dia untuk berubah.Sadarilah bahwa tidak ada orang yang sempurna.
5.Jadilah sahabat yang dapat diandalkan dan tepatilah janji yang telah kamu ucapkan.
6.Jangan mencoba untuk mengontrol sahabat mu.Bersahabat bukan berarti harus selalu bersama-sama.Memang akan sangat menyenangkan bila dapat selalu bersama.Namun ingat, sahabat kita itu bukan Monopoli kita sendiri karena dia juga mempunyai teman lain selain kita.Untuk itu jangan merasa dikhianati ketika temanmu bergaul dengan yang lain, sebaliknya usahakan kamu juga dapat berteman dengan mereka.Hal ini akan membuat kita dan sahabat kita lebih menghargai satu sama lain.
7.selalu ada di saat senang maupun susah.Bergembiralah bersama mereka saat mereka sedang bergembira namun jangan ada pada saat senang saja. Ketika sahabatmu sedang kesl akan sesuatu,berikan mereka perhatian. Yang paling di butuhkan dari seorang shabat adalah sepasang telinga yang mau mendengar kesedihan dan memahami perasaan mereka.
8.menerima apa adannya sahabatmu.jangan menuntut sahabat kita untuk bereaksi dengan cara yang sama seperti yang biasa kita lakukan. Hargailah diaapa adannya termasuk juga keputusan yang di ambil yang mungkin tidak sesuai dengan kehendak kita.
9.Belajarlah untuk menjaga rahasia sahabatmu.
10.jangan biarkan perbedaan pendapat menghancurkan persahabatanmu. Misalkan kamu sedang berdiskusi dengan sahabatmu dan waktu kamu mengemukakan pendapat yang menurut kamu benar ternyata dia tidak setuju.Bila itu terjadi,jangan terus berdebat yang hanyaakan membuat kamu Dongkol. Lepaskan keinginan untuk menang sendiri.
Ini mungkin bisa jadi tambahan yang tadi.
· Jadilah “tempat sampahnya”. Jangan pernah bosan menjadi tempat curhatan. Jadilah pendengar yang baik. Siapa tahu ada moral listen yang bisa diperoleh.
· Hargailah sahabat. Sekali-sekali berikan pujian kepada sahabat agar ia lebih semangat dalam menjalani aktifitasnya.
· Berbaurlah dengan teman lain dari sahabat. Bersahabat kan ya nggak selalu harus pergi berdua ke mana-mana. Sekali-kali gabung juga sama teman-teman yang lain. Otomatis sahabat kita nambah kan.
· Dukung terus sahabatmu. Jangan lupa doakan sahabat-sahabat dan dukung terus agar mereka selalu berbuat hal yang positif.
· Jangan sekali-sekali berbohong pada sahabat. Sekali lagi ingat. Mencari sahabat lebih susah dari mencari pacar.
· Jangan cepat negatif thinking. Ketika sahabat tiba-tiba menjadi pendiam, jangan berpikir hal-hal yang negatif. Kali aja dia lagi ada masalah yang emang harus diselesaiin sendirian.
· Berikan perhatian secukupnya. Jangan terlalu cuek sama sahabat. Beri sahabat perhatian-perhatian sehingga ia merasa diperhatikan.
· Lupakan dan maafkan. Ketika sahabat berbuat kesalahan kecil, lupakan dan maafkan. Berpikirlah menang-menang.
Cara-cara anda mengenali sahabat sejati anda, mungkin kemarin-kemarin belum tampak seperti ini, coba anda baca di bawah ini.

1. Jika engkau berbuat baik kepadanya maka ia juga akan melindungimu.
2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatannya dengannya ia akan membalasnya.
3. Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya untuk menolongmu.
4. Jika engkau menawarkan kebaikan kepadanya, ia akan menyambutnya.
5. Jika ia memperoleh kebaikan darimu, ia akan menghargainya.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu, ia akan beupaya mengingatkan dan menutupnya.
7. Jika engkau berdiam diri ( karena malu atau segan) maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
8. Jika bencana menimpamu maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu.
9. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkannya.
10. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka ia akan membantu rencana itu.
11. Jika engkau dengannya berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga tali persahabatan.

Namun tak bisa dipungkiri, masih ada saja yang merasa iri dengan kebahagiaan sahabatnya sendiri. Kesuksesan seseorang dalam karier bisa saja menimbulkan kecemburuan sahabatnya karena ia tidak mengalaminya. Nah, apakah Anda pernah atau tengah mengalami hal seperti itu? Mungkin saja sahabat Anda yang baru menduduki jabatan supervisor membuat hati Anda “panas”. Apalagi jabatan itu diikuti sejumlah kompensasi yang menyenangkan, seperti gaji yang lebih besar, fasilitas yang lebih oke, dan tunjangan lain yang lebih baik. Tak urung kecemburuan Anda pada kesuksesan sahabat membuat persahabatan Anda yang tadinya berjalan mulus pun mendadak “dingin”!
Sesungguhnya rasa iri atau cemburu terhadap keberhasilan orang lain merupakan hal yang sangat manusiawi. Karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah salah satu kebiasaan manusia yang sulit dihilangkan. Makanya kerap tercetus pertanyaan, “Kenapa dia lebih beruntung dari saya?”, “Kenapa nasib saya begini?”, dan sejumlah pertanyaan lain yang menyiratkan rasa iri terhadap orang lain.
Tapi tentu saja, sikap tersebut tidak boleh terus menerus menguasai pikiran Anda. Rasa tidak puas dan cemburu yang berlebihan justru akan mengantarkan Anda pada kegagalan! Jika Anda terlanjur merasa iri dengan kesuksesan sahabat Anda, ada baiknya Anda segera berubah. Pakar Relationship Mary Mitchell menyarankan langkah-langkah berikut ini:
1. Berpikirlah bahwa sahabat Anda adalah orang yang dekat di hati Anda setelah keluarga. Tidak sepantasnya Anda iri secara membabi buta padanya. Sudah selayaknya anda menjadikan orang-orang dekat Anda, termasuk sahabat, sebagai cermin diri. Jika sahabat Anda sukses, baik dalam karier atau apa pun, seharusnya Anda ikut bangga dan senang. Karena Anda bisa meminta pendapat, saran, dan masukan darinya bagaimana supaya bisa sukses atau kalau perlu lebih sukses dari dia. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui apa saja kekurangan Anda selama ini menghalangi langkah Anda menuju kesuksesan.
2. Jangan cuma memikirkan kesuksesan sahabat atau orang lain, tapi renungkan juga keberhasilan yang pernah Anda raih. Karena sekecil apa pun keberhasilan Anda, sudah sepatutnya Anda syukuri dan nikmati. Ini jauh lebih penting daripada Anda sibuk membandingkan dengan keberhasilan orang lain. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memperbaiki kualitas diri agar Anda lebih sukses lagi.
3. Jadikan kecemburuan Anda sebagai hal yang positif. Artinya, jika sahabat Anda bisa sukses Anda pun harus bisa sukses. Sehingga, kesuksesan yang sahabat Anda raih bisa menjadi cambuk bagi Anda agar bisa sukses. Yang jelas jangan pernah sekalipun putus asa dalam berusaha. Jangan pernah mengharapkan bintang jatuh! Artinya tanpa usaha keras, mustahil Anda bisa meraih keberhasilan.
4. Tak perlu menjadi orang lain! Toh sukses yang Anda raih tidak mesti sama dengan sukses yang diraih sahabat Anda bukan? Selain Anda punya kemampuan sendiri, Anda pun bisa memilih cara dan jalan lain untuk sebuah kesuksesan. Siapa tahu hasilnya lebih baik dari yang sahabat Anda raih. Asal jalan Anda tempuh positif tentu tidak akan menimbulkan masalah.
Pada akhirnya, Anda harus menyadari bahwa perasaan iri dan cemburu pada sahabat atau siapapun dapat menguras nyaris seluruh energi dan waktu Anda. Akibatnya, perasaan ini akan mengendurkan semangat Anda untuk mencapai yang lebih baik. So, berhentilah dari rasa iri. Jangan biarkan perasaan tersebut menguasai pikiran Anda. Alangkah lebih baiknya jika perasaan cemburu itu Anda ubah menjadi semangat hidup untuk mencapai yang terbaik. Toh sahabat Anda tentu tak akan keberatan membantu Anda bukan? Lagi pula alangkah indahnya jika Anda dan sahabat bisa meraih sukses bersama-sama. Good luck…!


Sumber :
http://ksupointer.com/2010/tips-menghadapi-kesuksesan-sahabat
http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2074587-tips-mengenal-sahabat-sejati/
http://syarifatussakinahmumtaz.wordpress.com/2009/05/08/tips-bahagia-memiliki-sahabat-sejati/
http://dismas070492.wordpress.com/2010/04/07/8-tips-agar-hubungan-anda-dengan-sahabat-dapat-terjalin-dengan-baik/
http://edukasi.kompasiana.com/2010/04/10/arti-sahabat/
http://tipsanda.com/2009/02/25/tips-menjadi-tetangga-yang-baik/
http://organisasi.org/tips-cara-membuat-mencari-teman-kawan-sahabat-sobat-yang-banyak-baik-dan-benar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar